5 Jenis Beton Siap Digunakan Berdasarkan Mutu SNI

Anda mungkin telah banyak mengenal jenis beton mulai dari struktural hingga non-struktural. Namun, kali ini Anda akan mendapatkan pembahasan mengenai Beton ready mix yang ternyata, masih terbagi menjadi beberapa kategori. 

Benar, jenis beton yang telah di-blend ini memang masih punya klasifikasi berdasarkan mutunya. Setiap jenis, mempunyai fungsi masing-masing jika melihatnya berdasarkan Tabel Mutu Beton SNI yang ada di Indonesia. 

Ini Jenis Beton Ready Mix Berdasarkan Tabel Mutu Beton SNI

Paling tidak, ada lima kategori beton dalam jenis satu ini. Berdasarkan Tabel Mutu Beton SNI, berikut penjelasannya: 

1. Mutu Beton K B 0

Pertama, ada K B 0 yang umumnya menjadi dasar atau pengeras dari struktur tanah. Setelah menerapkan jenis beton satu ini, nantinya akan ada tahapan pengecoran finishing. 

Mutu dari ini teksturnya kasar dengan kadar semen yang rendah. Jadi, cukup sukar ketika melakukan proses finishing dengan halus. 

2. K 125 – K 200

Selanjutnya, ada kategori K 125 – K200. Fungsinya terang berbeda karena pada kategori ini, umumnya untuk pengecoran non struktural yang kecil. 

Misalnya untuk pengecoran lantai dasar hingga pengecoran bangunan untuk rumah atau bangunan 1 lantai. 

Selain itu, jenis ini hanya efektif untuk area dengan intensitas yang punya bobot ringan seperti manusia dan juga motor. 

3. K 225 – K 300

Punya fungsi yang lebih berat lagi, Beton Ready Mix ini pengkhususannya untuk struktural seperti bangunan tingkat 2 hingga tingkat 5. 

Biasanya, bangunan semacam ruko, sekolah, gudang, dan sejenisnya akan menggunakan jenis ini. 

Bahkan pengecoran non-struktural seperti jalan perumahan, jalan umum, jalan desa, dan juga perkotaan biasanya memakai jenis K 225 – K 300. 

4. K 350 – K 400

Pada kategori keempat, ada K 350, K 375, dan K 400. Jenis satu ini umumnya untuk proyek non-struktural semacam jalan provinsi, jalan negara, jalan tol, dan juga bandara. 

Ketiga jenis yang ada, umumnya juga diterapkan dalam beberapa bangunan yang butuh treatment atau perlakuan khusus seperti kolam renang, water tank, dan sejenisnya. 

5. K 450 dan K 500

Terakhir, ada jenis K 450 dan K 500 yang tentu saja, bisa menahan tonase yang jauh lebih besar daripada keempat jenis lainnya. 

Pengaplikasian dari keduanya biasanya untuk area seperti bandara, lapangan untuk alat-alat berat, hingga kawasan industri yang menjadi kawasan lalu-lalang kendaraan berat. 

Mutu dari jenis beton ini terbagi menjadi beberapa kategori sudah pasti karena perbedaan fungsi dari masing-masing fungsinya. 

Anda bisa memakai beton yang sesuai kebutuhan. Jika ingin pengecoran lantai dasar untuk bangunan 1 lantai atau rumah pada umumnya, cukup menggunakan Jayamix by SCG Beton Normal dengan kategori K 175. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *