Simak kunci jawaban Buku Tematik Kelas 4 SD Tema 6 Subtema 3 Pembelajaran 3 halaman 129, 130, 131, dan 132. Buku Siswa Tematik Terpadu Kurikulum 2013 edisi revisi 2017 Kelas 4 SD Tema 6, memiliki judul Cita citaku. Sementara Subtema 3 Buku Tematik berjudul Giat Berusaha Meraih Cita Cita.
Sebelum melihat kunci jawaban Buku Tematik, siswa dapat terlebih dahulu memahami soal kemudian menjawabnya sendiri. Kunci jawaban pada artikel ini digunakan sebagai panduan oleh orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak. Lengkapilah diagram berikut ini berdasarkan bacaan di atas.
Cita cita Frederich Silaban Menjadi arsitek. Halangan yang dihadapi
Bersaing dengan 30 arsitek untuk memenangkan desain maket Masjid Istiqlal. Beliau bukan lulusan sekolah arsitektur. Sikap yang dimiliki
Optimis Kerja keras Pantang menyerah
Usaha yang dilakukan Dengan usaha yang gigih dan pantang menyerah, Frederich berhasil menyelesaikan pembangunan Masjid Istiqlal yang memerlukan waktu 17 tahun. Beliau berhasil menyandingkan pembangunan masjid dengan Gereja Katedral di Jakarta.
Apa saja prestasi yang telah diraih Frederich Silaban dengan usaha dan kerja kerasnya? Membangun Masjid Istiqlal Ikut merancang 700 bangunan di seluruh Indonesia.
Apa kesimpulanmu terhadap usaha Frederich Silaban untuk meraih cita citanya? Frederich Silaban bukanlah lulusan sekolah arsitektur tetapi dengan kerja keras dan pantang menyerah karya karya beliau banyak dikenal di seluruh Indonesia. Perhatikanlah gambar tempat ibadah umat beragama di Indonesia di atas dengan saksama.
Dapatkah kamu menjelaskan gambar gambar di atas? Apakah tempat tempat ibadah itu ada di daerahmu? Gambar tersebut adalah tempat ibadah berbagai agama yang ada di Indonesia. Umat Muslim beribadah di masjid. Umat Kristen beribadah di gereja. Umat Hndu beribadah di pura.
Kemudian, umat Buddha beribadah di vihara. Umat Khonghucu beribadah di klenteng. Amatilah daerah sekitarmu. Bersama dengan teman sekelompokmu, lakukanlah kegiatan berikut. 1. Kamu akan dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok akan mencari informasi tentang dua tempat ibadah keagamaan.
2. Carilah informasi tentang rumah ibadah dari dua agama yang berbeda di Indonesia. Tentukan satu = tempat ibadah yang paling terkenal di Indonesia. Catatlah informasi tentang nama, tahun berdiri, dan sejarah singkat tentang tempat ibadah tesebut. 3. Carilah gambar tentang rumah ibadah tersebut. Cari tahu makna setiap bagian bangunan ibadah tersebut. 4. Dengan menggunakan sebuah kertas karton ukuran A3, tempelkan gambar rumah ibadah tersebut dan berilah keterangan di bawahnya.
5. Tuliskanlah juga fungsi dan kegunaan tempat ibadah tersebut selain untuk beribadah umatnya. 6. Aturlah sedemikian rupa pada kertas tersebut sehingga memudahkan bagi temanmu untuk memahaminya. (Gunakan contoh di bawah ini). 7. Jelaskan kesimpulanmu tentang kedua rumah ibadah tersebut.
8. Presentasikan hasil karyamu di depan kelas. 9. Catatlah informasi penting yang kamu dapatkan dari kelompok lain. Nama: Masjid Agung Demak
Tahun berdiri: diperkirakan Masjid Agung Demak berdiri pada tahun 1401 Saka Tempat ibadah umat: Islam Sejarah singkat:
Masjid ini dipercayai pernah menjadi tempat berkumpulnya para ulama (wali) yang menyebarkan agama Islam di tanah Jawa yang disebut dengan Walisongo. Pendiri masjid ini diperkirakan adalah Raden Patah, yaitu raja pertama dari Kesultanan Demak sekitar abad ke 15 Masehi. (Sumber: )
Kegunaan: Selain untuk tempat beribadah, di lokasi kompleks Masjid Agung Demak juga terdapat makam makan raja Kesultanan Demak. Di kompleks ini juga terdapat Museum Masjid Agung Demak, yang berisi berbagai hal mengenai riwayat Masjid Agung Demak.
Jadi, selain beribadah juga bisa mengenal sejarah. Nama: Vihara Dhamma Sundara Tahun berdiri: 2002
Tempat ibadah umat: Buddha Sejarah singkat: Vihara yang terletak tak jauh dari aliran Bengawan Solo ini didirikan oleh Sundara Husea, pengusaha pemilik Sun Motor group. Diresmikan pada 24 Maret 2002, kompleks rumah ibadah ini terdiri dari 2 buah bangunan.
Bangunan utama vihara merupakan gedung bertingkat dengan atap berbentuk limasan. Sedangkan bangunan kedua merupakan candi berwarna putih yang menyerupai candi candi khas kerajaan Nusantara kuno. Kegunaan:
Dhamma Vihara Sundara tidak hanya berfungsi sebagai rumah ibadah, tetapi juga menjadi salah satu tujuan wisata religi di Kota Solo. (Sumber: ) Kesimpulanku: Massyarakat Indonesia terdiri atas pemuluk agama yang berbeda beda. Setiap agama memiliki tempat ibadah dengan bentuk yang berbeda dan khas.
Sebagian dari soal di atas merupakan pertanyaan terbuka. Artinya, ada beberapa jawaban tidak terpaku seperti di atas. Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.