Puncak Kenaikan Harga Minyak Dunia Diprediksi Bulan Depan, Bisa Sentuh 130 Dolar AS Per Barel

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut harga minyak mentah dunia akan terus mengalami kenaikan, seiring masih berlangsungnya ketegangan Rusia dengan Ukraina. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji mengatakan, berdasarkan studi yang dilakukan Functional Government Initiative (FGI), harga minyak mentah saat ini belum mencapai puncaknya. "Puncak diperkirakan baru akan terjadi pada bulan April akibat dampak dari larangan impor minyak dari Rusia oleh beberapa negara," kata Tutuka saat rapat dengan Komisi VII DPR, Jakarta, Selasa (29/3/2022).

Menurutnya, harga minyak dunia dated brent diperkirakan mencapai 130 dolar AS per barel, di mana saat ini berada pada kisaran 112 dolar AS per barel. "Demikian juga harga gas yang cenderung naik karena berkurangnya suplai gas bumi," papar Tutuka. "Perbaikan harga gas dan minyak bumi sangat dipengaruhi oleh upaya perdamaian krisis Ukraina Rusia. Harga minyak dunia sangat berpengaruh ke harga bbm dalam negeri," sambung Tutuka.

Tercatat, harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price atau ICP hingga 25 Maret 2022 mengalami kenaikan menjadi 114,68 dolar AS per barel, padahal bulan sebelumnya masih di posisi 95,72 dolar AS per barel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.